Sejak digulirkan pada 2023, program Sri Wana Lestari telah mencatatkan capaian nyata dalam upaya rehabilitasi hutan di Desa Yehembang Kangin. Hingga 2025, tercatat 7.896 pohon berhasil ditanam di atas 76,25 hektare kawasan hutan yang dikelola, melibatkan 192 petani pengelola yang menanam 14 jenis tanaman produktif dan upakara.

Strategi rehabilitasi dijalankan melalui kombinasi tanaman produktif dan tanaman upakara di setiap tahunnya:

Tahun 2023 — fokus pada pengembangan tutupan hutan dengan menanam 6.000 bibit kopi robusta, 420 bibit alpukat aligator, 410 bibit pala, dan 320 bibit durian musang king.

Tahun 2024 — melalui kegiatan serah terima dan penanaman bibit varietas unggul, ditanam 500 bibit durian musang king, 190 bibit kakao, serta bibit tanaman upakara seperti bunga jepun (10 bibit) dan bunga bougenville (6 bibit).

Tahun 2025 — penanaman lebih difokuskan pada tanaman upakara guna mendukung keragaman vegetasi kawasan sekaligus keberlanjutan budaya lokal, meliputi bunga nusa indah, bunga kemoning, bunga cempaka, bunga pucuk arjuna, bunga jempiring bangkok, asparagus, dan bunga sandat Bali.

Pemilihan jenis tanaman ini tidak dilakukan sembarangan. Tanaman produktif penghasil buah dan rempah seperti kopi, durian, kakao, alpukat, pala, dan porang dipilih karena mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dengan siklus panen yang panjang. Tanaman upakara Bali menjaga keberlanjutan budaya lokal sekaligus meningkatkan keragaman vegetasi kawasan. Sementara pola penanaman multi-jenis turut mendukung ketersediaan sumber pakan alami bagi habitat satwa liar di kawasan hutan.

Tinggalkan balasan

Kantor pusat

Jl. Ir. H. Juanda Komplek Bandara Ngurah Rai, Badung, Bali, Indonesia 80362

Tetap terhubung
Menjaga Bumi, Merawat Kehidupan • ᬫ᭄ᬦ᭄ᬚᬕ ᬩᬸᬫᬶ ᭞ ᬫ᭄ᬭᬯᬢ᭄ ᬓᬾᬳᬶᬤᬸᬧᬦ᭄ ᭟

© 2026 Sri Wana Lestari. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-undang.

Go to Top

Eksplorasi konten lain dari Sri Wana Lestari • Program CSR Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca