Hutan Lestari, Masyarakat Berdaya

Penguatan kelembagaan petani hutan melalui pelatihan, pendampingan, dan akses pasar — menjadikan konservasi sebagai pilihan yang menguntungkan, bukan beban.

Lebih dari Sekadar Menanam Pohon

Program Sri Wana Lestari percaya bahwa kelestarian hutan hanya bisa terwujud jika masyarakat di sekitarnya merasakan manfaat nyata dari menjaganya. Karena itulah pemberdayaan masyarakat menjadi fondasi utama — bukan pelengkap — dari seluruh program ini.

Melalui penguatan kelembagaan KTH Banu Giri Lestari, pendampingan teknis oleh Poktan Taman Lestari, dan pengembangan usaha oleh BUMDes Abdi Rahayu, program ini membangun ekosistem pemberdayaan dari hulu ke hilir: dari bibit di pembibitan hingga produk yang siap dijual ke pasar.

0
petani pengelola
0
penerima manfaat langsung
0,96
rerata pendapatan per bulan per petani
0
aktor utama masyarakat terlibat

Mereka yang Menggerakkan

Tiga aktor penggerak Sri Wana Lestari.

I Gede Sugiantara

Local Hero

Aktor penggerak awal pengelola hutan lindung berbasis masyarakat. Mengorganisasi 192 petani KTH Banu Giri Lestari dalam pengelolaan hutan lindung seluas 76.25 Ha

I Komang Mudiana

Local Hero

Aktor penggerak awal pengelola hutan lindung berbasis masyarakat. Mengorganisasi 192 petani KTH Banu Giri Lestari dalam pengelolaan hutan lindung seluas 76.25 Ha

I Gede Soken S

Local Hero

Aktor penggerak awal pengelola hutan lindung berbasis masyarakat. Mengorganisasi 192 petani KTH Banu Giri Lestari dalam pengelolaan hutan lindung seluas 76.25 Ha

Tiga Pilar, Satu Tujuan

Adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco.

Icon

KTH Banu Giri Lestari

Kelompok Tani Hutan yang mengorganisasi 192 petani pengelola dalam pengelolaan kawasan hutan lindung seluas 76,25 Ha. Didirikan dan dipimpin oleh I Gede Sugiantara, KTH BGL mendapatkan hak pengakuan dan perlindungan kemitraan kehutanan dari KLHK — menjadikan anggotanya pengelola resmi kawasan hutan lindung Yehembang Kangin.
Icon

Poktan Taman Lestari

Kelompok tani yang berperan sebagai mitra penggerak dan transfer pengetahuan (2024–2025). Dipimpin I Komang Mudiana, kelompok ini mengelola sentra pembibitan bersama dan menjadi mentor teknik okulasi kakao unggul bagi anggota KTH BGL. Inovasi okulasi mereka telah mendapat pengakuan paten sederhana resmi.
Icon

BUMDes Abdi Rahayu

Badan Usaha Milik Desa yang berperan dalam pengelolaan potensi wisata dan sumber air. BUMDes Abdi Rahayu berafiliasi dengan KTH BGL dalam pengelolaan sumber mata air yang melimpah di kawasan — diharapkan menjadi sumber AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) bagi masyarakat Yehembang Kangin.

Struktur organisasi

  • Ketua
    I Gede Sugiantara
    • Sekretaris
      I Ketut Arya A. S.
    • Bendahara
      I Made Nastra
Anggota
I Ketut Mantra I Wayan Nerden I Made Sudarta I Made Arta I Wayan Suasta I Putu Sumawantara I Komang Sudiana I Ketut Sirka I Wayan Sukrayasa I Made Winarta I Ketut Suama I Kade Dwi A. S. I Ketut Santra I Komang Sujana A. I Made Rudiana I Nengah Gunawan I Wayan Lindra I Wayan Nerda I Ketut Sudiarta I Wayan Suasana I Ketut Sita I Made Dastra I Wayan Ari A. P. Y. I Putu Sadiyasa I Komang K. I Ketut Suita I Nyoman Genek I Made Gamayasa I Wayan Pedoman I Ketut Gana I Komang Oka T. W. I Wayan Jasa I Nyoman Atab I Wayan Katon I Ketut Wirta Ni Made Nuci I Wayan Sadia I Nyoman D. I Wayan Nersen I Komang Kandra I Nengah Landra I Ketut Agus K. I Made Daging I Wayan Satra I Gede Soken S. I Wayan Lanter A. I Ketut Rampun I Ketut Teges I Putu Ita A. I Gusti Nyoman U. K. I Ketut Sania I Made Rai S. I Made Rantia I Putu Adi P. Ni Nengah Serti
Total 58 anggota — per 31 Desember 2024

Bagaimana Program Ini Bekerja

1. Pengorganisasian Petani diorganisir dalam struktur KTH yang legal dan diakui KLHK — memberikan kepastian hak kelola atas lahan hutan lindung.

2. Pelatihan Teknis Anggota mendapatkan pelatihan teknik budidaya tumpangsari, okulasi tanaman, dan pengelolaan HHBK — meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.

3. Pendampingan Lapangan Fasilitator dari Poktan Taman Lestari dan mitra Pertamina mendampingi langsung di lapangan — memastikan praktik yang dipelajari benar-benar diterapkan.

4. Akses Pasar Produk HHBK yang dihasilkan difasilitasi untuk menjangkau pasar lebih luas — dari marketplace digital hingga kemitraan dengan offtaker lokal.

5. Pengembangan Usaha BUMDes Abdi Rahayu mendukung pengembangan unit usaha baru: wisata alam, AMDK, dan pengolahan produk HHBK bernilai tambah.

Menanam dengan Makna

PT Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai mendorong transformasi melalui pola “Tanam Tuwuh Gumi Banten” — praktik penanaman tanaman keras buah-buahan dan Gumi Banten (tanaman khusus untuk sesajen dalam upacara keagamaan Hindu) di setiap sela tanaman produktif.

Pola ini berlandaskan prinsip Tri Hita Karana dalam ajaran agama Hindu — mendukung transformasi sosial masyarakat sekaligus berkontribusi pada ekosistem hutan yang lestari, dan menjadi solusi nyata terhadap alih fungsi hutan (ngawen) dan illegal logging.

Bergabung atau Berkolaborasi?

Kami terbuka untuk kemitraan, kunjungan studi, atau kolaborasi program pemberdayaan. Hubungi tim Sri Wana Lestari untuk informasi lebih lanjut.

Kantor pusat

Jl. Ir. H. Juanda Komplek Bandara Ngurah Rai, Badung, Bali, Indonesia 80362

Tetap terhubung
Menjaga Bumi, Merawat Kehidupan • ᬫ᭄ᬦ᭄ᬚᬕ ᬩᬸᬫᬶ ᭞ ᬫ᭄ᬭᬯᬢ᭄ ᬓᬾᬳᬶᬤᬸᬧᬦ᭄ ᭟

© 2026 Sri Wana Lestari. Hak Cipta Dilindungi oleh Undang-undang.

Go to Top