Rumah bagi Mereka
yang Tak Bisa Bersuara
Pengelolaan kawasan hutan yang berkelanjutan sebagai upaya menjaga habitat satwa liar — termasuk spesies dilindungi yang menjadikan hutan Yehembang Kangin sebagai rumah mereka.
Konservasi yang Hidup di Lapangan
Di balik rimbunan hutan Yehembang Kangin, kehidupan liar terus berlangsung. Kangkareng perut putih melintas di antara kanopi. Rangkong bersarang di batang-batang tua. Ayam hutan merah berkeliaran di semak-semak bawah pohon. Kehadiran mereka bukan kebetulan — ini adalah tanda bahwa ekosistem di sini masih sehat.
Program konservasi Sri Wana Lestari memahami bahwa menjaga satwa liar berarti menjaga rumah mereka. Melalui patroli rutin, pemantauan keanekaragaman hayati, dan pengelolaan kawasan yang berkelanjutan, KTH Banu Giri Lestari bersama para mitranya memastikan bahwa “Permata Hijau” ini tetap menjadi habitat yang layak — tidak hanya untuk hari ini, tetapi untuk generasi mendatang.
Penghuni Kawasan
Sri Wana Lestari
| Nama Satwa | Status Perlindungan | Status IUCN |
|---|---|---|
Elang-alap Besra Accipiter virgatus |
Dilindungi | Least Concern |
Elang Ular Bido Spilornis cheela |
Dilindungi | Least Concern |
Kangkareng Perut-Putih Anthracoceros albirostris |
Dilindungi | Least Concern |
Cipoh Kacat Aegithina tiphia |
Tidak Dilindungi | Least Concern |
Cekakak Jawa Halcyon cyanoventris |
Tidak Dilindungi | Least Concern |
Cekakak Sungai Todiramphus chloris |
Tidak Dilindungi | Least Concern |
Kekep Babi Artamus leucorynchus |
Tidak Dilindungi | Least Concern |
Walet Linchi Collocalia linchi |
Tidak Dilindungi | Least Concern |
Kapinis Rumah Apus nipalensis |
Tidak Dilindungi | Least Concern |
Cabak Kota Caprimulgus affinis |
Tidak Dilindungi | Least Concern |
Cabak Maling Caprimulgus macrurus |
Tidak Dilindungi | Least Concern |
Cinenen Jawa Orthotomus sepium |
Tidak Dilindungi | Least Concern |
Perkutut Jawa Geopelia striata |
Tidak Dilindungi | Least Concern |
Ayam Hutan Merah Gallus gallus |
Tidak Dilindungi | Least Concern |
Ayam Hutan Hijau Gallus varius |
Tidak Dilindungi | Least Concern |
Peta Kawasan Sri Wana Lestari
Kawasan hutan yang dikelola terbagi dalam dua blok utama sesuai fungsi ekologisnya:
- Blok HL-Inti — Kawasan hutan lindung dengan perlindungan penuh; tidak ada aktivitas budidaya, fokus pada pelestarian ekosistem alami.
- Blok HL-Pemanfaatan — Kawasan hutan lindung yang dapat dimanfaatkan secara terbatas oleh petani melalui skema perhutanan sosial; lokasi agroforestry dan penanaman berlangsung di blok ini.
Keterangan
▲Kawasan berbatasan dengan KTH Wana Sari Asri dan LPHD Yeh Sumbul — ketiganya berkoordinasi dalam pengelolaan kawasan hutan lindung Jembrana secara menyeluruh.
Patroli dan Monitoring Kawasan
Patroli hutan merupakan wujud nyata komitmen KTH Banu Giri Lestari dalam menjaga kelestarian kawasan. Melalui semangat ngayah — gotong royong secara sukarela — anggota kelompok secara rutin melakukan patroli dan monitoring kawasan bersama UPTD KPH Bali Barat, Pemerintah Desa Yehembang Kangin, PT Pertamina Patra Niaga AFT Ngurah Rai, serta para mitra program lainnya.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya pencegahan terhadap perambahan hutan (ngawen) dan aktivitas ilegal, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat dalam mengenali kondisi kawasan, memantau keanekaragaman hayati, serta memastikan fungsi ekologis hutan tetap terjaga.
Melalui pengawasan partisipatif ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat hutan, tetapi juga bertransformasi menjadi penjaga hutan — memastikan kawasan ini tetap lestari sebagai penyangga sumber mata air, keanekaragaman hayati, dan sumber penghidupan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Hutan Penyangga Air Kehidupan
Kawasan ini juga menjadi penyangga sumber mata air yang melimpah — dikelola secara mandiri oleh BUMDes Abdi Rahayu yang berafiliasi dengan KTH Banu Giri Lestari, di bawah pengawasan Pemerintah Desa Yehembang Kangin dan UPTD KPH Bali Barat. Keberadaan sumber mata air ini diharapkan mampu memberikan jaminan kepada masyarakat sekitar untuk selalu menikmati air bersih.
“Selama patroli, anggota kelompok kerap menjumpai kangkareng perut putih dan beberapa jenis rangkong — tanda bahwa kawasan hutan masih mampu menyediakan habitat yang baik bagi satwa liar.”
— Narasi Patroli Hutan, KTH Banu Giri Lestari
Ingin Memantau
Kawasan Ini?
Data kondisi kawasan, aktivitas patroli, dan pemantauan keanekaragaman hayati tersedia di dashboard kami.
